Pages

Saturday, June 21, 2008

Goodbye, Bee.....

Whua...
Laptopku rusak!!!

Rusak. Mati. Gak bisa idup. Meninggal. Tewas. Wafat. Kembali ke dunia laptop sana.
Begitu juga dengan segala isinya. Hilang. Raib.
Hilang sudah tulisan2ku, lagu2 dari si Edho, foto2 dan lagu2 yang belum sempat di backup.

Kejadiannya hari Rabu kemarin. Lagi asik mendengarkan lagu2 dan nulis2. Tiba2 saja layar menjadi biru lalu munculah tulisan2 aneh. Dan tiba2 terdengar suara sreeeeeeee..........t!
Dan setelah itu semuanya mati. Diidupin lagi eh ntahapa2 aja yang keluar.

Dan sekarang diatelah berada di alam laptop sana...

Selamat tinggal laptopku. Terimakasih telah menemaniku di pulau yang aneh itu. Kaulah saksi bisu kehidupanku selama hampir setaun disana. Disaat tak ada orang yang bisa diajak bercerita, kaulah tempaku berkeluh kesah.
I love you for sentimental reason...
(pinjem dari liriknya Kakek Rod Steward)
hehe...

Maapkan aku sering membuatmu kerja rodi, tiga hari tiga malam tanpa istirahat. Maapkan juga karena sering memukulmu disaat engkau melambat dan menyebutmu 'laptop bodoh'.
But trust me, i love you so!

Selamat tinggal Bee...(nama laptopku nih!)
Semoga engkau bahagia di alam laptop sana..........

P.S: mak oy, berlebihan kali kurasa..tapi aku sedih!!!!
Ayah......mau laptop baru!!!!! hhee.....

Tuesday, June 17, 2008

Libur telah tiba!=)

Yippie.....

Akhirnya orang di rumah pada libur (means bro Andrie dan kak Acid).
Dan saya pun bisa berjalan2 menikmati kota Medan yang makin hari makin panas aja.
Yeah, seperti yang udah beberapa hari ini kami lakukan!=)

owh, i just have a haircut..=)

Tapi yang menyedihkan, pas nyampek rumah gak ada yang nyadar saya baru potong rambut Katanya sama aja, gak ada bedanya!
what?!
Yaudah gpp, yang penting kepala saya terasa ringan dengan rambut yang lebih tipis dan pendek. Tidak seperti dulu, rambut besar nan lebat cukup membuat saya pusing dan kerepotan kalo lagi keramas. Hueheue...

Hmm..setelah sebulan lebih pulang kampung akhirnya saya merasakan yang namanya happy holiday! gak homealone tiap hari kayak pertama2 pulang.

Dan, besok kami sekeluarga akan pergi ke Langkat, menghabiskan hari2 di perkebunan kelapa sawit antah berantah menemani Ayah tercinta! halah....=)

Friday, June 13, 2008

Indeed, I need...

Saya memerlukan orang yang bisa membawa saya ke arah kestabilan, bukan orang yang membiarkan saya dalam keadaan tidak stabil ini dan mencoba memahaminya.

Saturday, June 7, 2008

Happy birthday, syg!

Hohohoo...

Happy birthday to my lovely Edho!!!

udah tua, udah 21 tahun,
udah bisa lha ya kan memperbaiki diri sendiri...

wish you all the best, syg!=)

A Little Trip To My Hometown

I took a little trip to my hometown,

I only stop just to look around….

Paul Anka- My Hometown

Hohoho….lagu di atas bisa jadi soundtrack of the day. Yupz! Saya mengunjungi kota kelahiran saya, Pematangsiantar, 120 km atau sekitar 2,5 jam dari kota Medan. Cuma sehari dan gak banyak hal yang bisa saya lakukan. Walau begitu saya tetap senang kok, setidaknya satu hari ini saya tidak hanya berdiam diri di rumah.

So, here is my little trip…

Sekitar pukul 7.30 WIB saya, kakak, mama, seorang sepupu (dia baru datang dari Jakarta dan udah beberapa tahun gak kesini, jadi sekalian bawa dia jalan2 gitu), plus abang supir berangkat dari rumah.

Ternyata jalanan udah macet. So, sekitar pukul 10.30 baru sampai di tujuan. Hmm…lumayan capek juga duduk segitu lama, udah gak biasa jalan jauh. Kalo dulu sih udah sangat biasa. Hehhehe…
Wah…sudah lama rasanya tidak melihat pemandangan perkebunan kelapa sawit di pinggir jalan, plus perkebunan karet dengan baunya yang khas.

Sampai di Siantar, langsung ngantar Mama ke kampus. FYI, Mama saya tiap Jumaat emang ngajar di Siantar. Huhu…

Dari situ, kami langsung menuju rumah Ompung, nenek dalam Bahasa Batak. Hmm…orang tua ini terlihat semakin tua. Ditambah ingatan yang udah makin kacau balau. Berkali2 dia bertanya kami udah kelas berapa, dan yang paling parah, ‘kalian ini anak siapa?’. Oh, God….apakah nanti kalo udah tua saya akan seperti itu juga???

Nah, ini Mama dan Ompung saya. Hohohoo...semoga aja nanti pas Mama udah tua gak separah Ompung pikunnya. Hehehe...

Kalau ke Siantar tanpa makan gak lengkap rasanya. Tadi kami memilih makan mie ayam paling enak se-Siantar. Halah! Namanya mie ayam AMPI, karena letaknya di Jl.Ampi. Yummy! Rasanya gak berubah, sama seperti dulu. Cuma harganya yang berubah, makin mahal! Haha…

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya makan disini, tapi apa daya waktu tidak mengizinkan.

Yummy!!!enak sekali mie ayam ini...=)

Selesai Mama ngajar,kami melanjutkan perjalanan ke…Perkebunan Teh Tobasari.
Memakan waku 45 menit untuk samapi kesana. Dulu kami tinggal disana selama kurang lebih tiga tahun, waktu saya SD kelas 6 sampai SMP kelas 3.
Bisa dibilang tinggal disini yang paling berkesan buat saya. Selain pemandangannya emang keren, disinilah saya amat sangat hobi main sama anak2 disitu. Mulai dari main alib jongkok, alib berondok, tekong, maen, basket, maen badminton, dll. Pokoknya main adalah prioritas utama waktu saya tinggal disana.Duh, bisa gak selesai kalau menceritakan tentang kehidupan disana.

Selama perjalanan mata saya gak bisa lepas dari pemandangan. Sawah, ladang, kebun teh, dll. Dan tidak lupa, babi! Dulu yang namanya lihat babi secara langsung adalah pemandangan sehari2. Hihihi.. Pengen sih ngambil foto si babi, tapi selalu gak bisa. Soalnya babinya gak sebanyak dulu, trus sering sembunyi gitu. Hahaha….

Yeah…sampai di Tobasari. Sayang seribu sayang hujan mengguyur perkebunan ini. Tapi acara foto2 gak bisa dilewatkan begitu saja. Hohoho…

Susah nih diceritain...ini aja foto2nya...


Yeah..ini salah satu pemandangan diTobasari. Mendung, jadi kurang keren...=(
Ini di samping rumah saya dulu lho...
Bisa dibanyangkan betapa bahagianya tinggal di tempat seperti ini dulu...hhee...


Nah, ini juga di samping rumah. Ini tempat favorit saya dulu. Soalnya dari atas sini bisa lihat sunset tiap sore! Whua...sayang sekali tadi mendung...

Dan akhirnya...tidak lupa saya menarsis di kebun teh. Hahaha...payungnya bikin gak oke!=)

Hmm...perjalanan yang menyenangkan walaupun sedikit melelahkan. Sesekali perlu juga nostalgia kayak gini. Ternyata tinggal di kota membuat kita sedikit melupakan hal2 kecil di sekeliling kita.

Semoga saja saya bisa jalan2 kayak gini lagi kapan2...=)

Sunday, June 1, 2008

The Boring of The Day of The Holiday...(halah!)

Beberapa hari ini tidak banyak kejadian menarik. Hidup saya masih gini2 aja. Bangun jam 6 pagi, shalat Subuh, trus tidur lagi. Bangun tidur lagsung nonton TV atau sekedar berhubungan dengan dunia maya. Dan terus, terus seperti itu hingga Kak Mini selesai masak. Setelah makan siang, saya kembali ke TV atau mendengarkan lagu2 dari laptop. Itupun kalau tidak mati listrik. Kalau listrik mati, yah, novel adalah teman yang baik. Kalau tidak baca novel, ya tidur. Tidur sampai listrik hidup. Tapi sayangnya, hal itu jarang terjadi. Setiap saya bangun pasti listrik belum hidup juga, padahal sudah dua atau tiga jam saya tidur. Yah, itulah salah satu penderitaan tinggal di kota Medan yan katanya menuju metropolitan. Hmm..kalo gini caranya sih saya ragu apakah kota yang saya cintai ini bisa menjadi metropolitan atau tidak.

Okay, balik ke cerita semula. Bangun tidur siang, shalat Ashar, lalu kembali ke TV lagi (lagi2 kalau listrik hidup), menonton acara gosip yang sebenarnya sudah saya tonton pagi harinya. Tapi gpp, setidaknya, ada Insert Investigasi di Trans TV dan ada ShowbizNews di Metro TV sebelumnya. Hhehee...

Menjelang Magribh, Kakak saya tercinta pun pulang kuliah, tapi Abang saya tercinta malah pergi kuliah (yeah, nasib anak ekstension, kuliah sore! haha..). Okay, saya sempatkan untuk sekedar mencubit, memukul, menjambak, atau menendang kakak saya (sepertinya saya punya penyakit kejiwaan, karena saya selalu merasa puas setiap selesai menyiksa kakak saya..hihihih).

Yeah, malam harinya pun kembali saya membosan. Apalagi bebrapa hari ini si Kak Acid lagi ujian, jadi gak mungkin mengganggunya belajar. Si Vira (sepupu yang tinggal di rumah) hari demi hari selalu belajar keras demi SPMB, dan pastinya tidak mungkin juga mengganggunya.

Dan....malam yang bosan pun saya lalui. Acara TV yang makin hari makin gak bermutu itu pun saya tonton. Semua channel. Mulai dari sinetron aneh (yang pake dubbing bahasa indonesia padahal yang maen orang Indonesai juga, trus latar ceritanya kayak zaman kerajaan gitu, ada raja, ratu, pangeran, tapi setting waktu dan tempatnya millenium!) di Indosiar, kontes dangdut bodoh di TPI, TV show yang lumayan di Trans TV, AnTV yang menyiarkan semacam discovery channel tentang ular, singa, laba2, dan berbagai binatang kejam lainnya. Di Global TV kadang acara juga gak bagus, apalagi kalo udah Let's Dance! begghh...malas giler nontonnya. RCTI tentu saja sinetron! whua.....kenapa sih gak bikin serial TV kayak di Jepang atau Korea, yang episodenya cuma 10 atau 11. Gak perlu lha sampaek 200!
SCTV juga menyiarkan sinetron bodoh plus akting yang berlebihan. Yeah, walaupun saya gak bisa akting, saya masih tau lha gimana akting yang baik.
TVone , yeah, luamayan lah. Mirip2 Metro TV. Yeah, cuma dua channel itu aja kali ya yang menurut saya layak tonton untuk jam2 segitu.
Sebenarnya pengen nonton Deli TV tapi kabur2, malas!
Ah! intinya, makin hari industri pertelevisian semakin komersil, makanya acaranya jadi bodoh kayak gitu (sebenarnya pgn nulis banyak ttg ini, tapi ntar aja, setelah saya mengadakan penelitian kecil2an tentang pertelevisian di Indonesai tercinta).

Begitu dan begitu seterusnya. Mungkin remote TV udah menjerit-jerit kesakitan karena tiap menit saya selalu mengganti chanel. Maapkan aku remote, bulan depan saya balik ke Penang kok!=)

Hari yang bosan diakhiri dengan long distance call sama lelaki jelek di Jakarta sana sampek saya ngantuk. Huehue...
Dan saya pun tidur menggakhiri hari yang bosan serta mempersiapkan tenaga fisk dan metal untuk menjalani hari bosan berikutnya.


P.S: pas nulis postingan ini juga saya lagi bosan giler!