A Cat In The Lift

Ini bukan review bukunya Fahd Djibran tapi ini adalah luapan kekesalan terhadap mahluk bernama kucing.

Saya BENCI kucing, semua orang terdekat saya tau itu. Oh, maap, saya TAKUT kucing lebih tepatnya. Sebenarnya ini bermula waktu saya kecil dulu.

Satu siang hari yang cerah di kaki gunung Kerinci. Seekor kucing sedang tidur di depan pintu sebuah rumah. Tiba2 seorang anak kecil berambut keriting keluar dari rumah itu. Ia tidak senang dengan keberadaan si kucing, entah mengapa. Mungkin karena kucing itu berwarna hitam dan jelek. "Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus melakukan sesuatu", pikir si anak waktu itu.

Anak kecil itu pun mengambil serokan, tempat sampah yang bentuknya menyerupai cangkul. Dengan penuh keisengan serta rasa tidak suka, ia pun segera 'mencangkul' tubuh si kucing yang sedang tidur. Si kucing terkejut lalu terbangun. Si kucing menatap anak kecil itu lalu mencakarnya dengan gerakan yang masih disertai dengan keterkejutan Anak kecil itu juga terkejut dan segera lari ke dalam rumah lalu menangis sekencang-kencangya.

Sejak saat itu saya sangat takut akan kucing. Saya takut hewan jelek itu mencakar saya lagi.

Dulu saya sempat mikir kalau ada sedikit kucing di Penang. Pikiran yang bodoh. Ternyata selain bodoh, pikiran itu juga salah besar. Banyak kucing berkeliaran di negeri ini. Mereka ada dimana-mana, di tempat makan, di jalan raya, di kampus, bahkan di LIFT!

Emang keren sekali kucing2 disini. Tinggalnya aja di lift. Tidur di lift, duduk satai di dalam lift, dan buang hajat pun di lift! T***!!

Dua hari yang lalu, pas saya mau turun ke lantai 1, ada kucing lagi tidur di dalam lift. Kucing itu besar berwarna cokelat muda kekuning-kuningan. Hiiii....kaget, geli, dan tentu saja takut. Saya gak jadi naik lift yang itu.

Semalam, waktu saya mau naik lift lagi, udah ada taik kucing aja! Ih! pasti dia bangun tidur kemaren langsung boker!

Dan barusan, saya mau naik ift! Si kucing lagi duduk manis di dalam lift menyambut saya di depan pintu lift.

Damn it!

Saya BENCI kucing. Kenapa mereka harus ada di dalam lift? Lift yang sama pula! Saya gak mau lagi naik lift itu!

P.S: sebenarnya gak penting, cuma saya kesal aja!


Comments

cheneloquacious said…
hahahahaha..
ternyata itu tih sejarahnya..
lucu, lucu..
ananda said…
yaah..begitulah...

huhu....

lucu tapi berefek sangat besar terhadap kehidupan ini..
haha...

=p
primaindesire said…
hiahaiaaia..

saya juga tidak suka kucing...

:)
ijonk said…
mampus..
makan itu kucing!!
ananda said…
jahat kali kau jonk!

kumakan kau nanti!
ahaha...
yOuJiE.. said…
haha..benar aja nanda nih!
Aku si pencinta kucin..
Jum gusti yok!
Hahaa..lawak aja kok..
Gunung kerinchi?
Baru aku dengar dia telah dieksploitasi namanya dan digunakan dlm drama siri "Anak Betong" semalam..
Ya..gunung dari indonesia....
Ada sejarah kah??

Penasaran kok!

Popular posts from this blog

Itazura na Kiss : Love In Tokyo

Study Week, Minggu Mengulangkaji, atau Minggu Tenang?

Hari Ke - 11 : (Anggap Saja) Tips Liburan ke Jepang