Pages

Monday, October 26, 2009

Hopefully...

Hello, people.

Hari ini adalah hari pertama study week alias minggu ulang kaji.
Semester ini saya cuma ada 3 ujian. Cihuy!
Mungkin tidak akan update sampai ujian selesai.
Doakan saya ya, semoga saya bisa lulus semua subject dan IP saya naik.
Amiiin...


Btw, sudah beberapa hari ini Alhamdulillah saya gak ketinggalan shalat Subuh, dan akhirnya saya bisa lihat matahari terbit lagi!

*dari jendela kamar

Sampai jumpa selesai ujian nanti....

Monday, October 19, 2009

What I Used to be...

Saya sering merasa kalau kehidupan saya ini seperti kurva yang menunjukkan penurunan.
Bagaimana tidak, akan saya senaraikan buktinya...

Pertama, dulu saya adalah anak yang rajin beribadah. Shalat 5 waktu tepat pada waktunya. Selesai adzan langsung beranjak dari tempat saya kemudian menghadap Yang Maha Kuasa sejenak.
Sekarang? Saya selalu terlambat bangun, hasilnya, saya tidak shalat Subuh. Shalat yang lain pun sering tertunda dengan segala macam alasan.

Kedua, dulu saya dengan mudah menyerap dan mengingat apa saja yang saya dengar, lihat, dan rasa. Saya ingat semuanya dan tentu saja, dapat menjelaskannya lagi dengan baik dan benar. Sekarang? ahhhh....bicara saja kadang struktur kalimat saya kacau balau! penyakit lupa juga menyerang saya dalam level yang tinggi

Ketiga, dulu saya anak yang rajin. Saya sadar rajin itu relatif, tergantung orang melihatnya. Tapi yang jelas, seluruh keluarga dan teman2 juga tahu kalau saya ini anak rajin. Maaf, sekarang tidak lagi.
Pekerjaan saya sering jadi last minute, meja belajar saya luar biasa berseraknya, bahkan meja belajar anak SD pun lebih rapi. Baju kotor saya menggunung setiap minggu tanpa ada tanda-tanda untuk dicuci. Akhirnya, semua berakhir di laundry.......

Kalau sudah sampai di rumah alias pulang kampung, kemalasan makin luar biasa. Tentu saja, bangun siang tidak bisa dihindarkan. Menghabiskan hari dengan tidur-tiduran di kamar. Bahkan untuk membuka jendela setiap pagi dan menutupnya di sore hari pun saya malas.

Hhhh....kadang saya rindu diri saya yang dulu. Semuanya tersusun dengan baik. Teratur. dan tentu saja hasilnya baik.

Tolong kembalikan saya kepada diri saya yang dulu....paling tidak untuk masalah shalat itu.



Wednesday, October 14, 2009

Berita Kampus, 50 sen sahaja....:)

Hi people!

Saya lagi begadang di bilik berita bersama teman2 sekelas. Sebenarnya untuk Berita Kampus (BK) kali ini saya cuma jadi wartawan biasa, gak tugas khusus untuk buat layout. Tapi gpp, di sini nyaman, feels like home. Walaupun pantry lagi rusak dan kami jadi gak bisa masak Maggie.

Well, saya ingin cerita tentang this holy BK. BK ini sebenarnya adalah surat kabar yang diterbitkan oleh pelajar tahun akhir jurusan jurnalistik, dan ini mata kuliah lho....

BK terbit sekali dalam dua minggu. Jadi, untuk semester ini kami menerbitkan enam edisi BK, dan malam ini adalah finishing untuk edisi terakhir. Yeah!
Setelah kami menulis berita, menyusun tampilan BK, dan menunggu hingga selesai dicetak, yang harus kami lakukan adalah MENJUALnya!

BK dicetak sebanyak 2500 eksamplar dan masing-masing kami diwajibkan menjual 45 naskah. Selebihnya adalah untuk pihak universitas yang berlangganan, dan yang selebihnya lagi (yang tidak laku dijual) akan tersebar di setiap sudut 'basecamp' kami. Haha.
Kami menjual BK setiap hari Senin seharga RM.0.50.

*
Menurut saya, hal yang lebih menarik untuk dibahas bukan seputar penulisan berita atau membuat layout. Justru, menjual koran lah yang membuat terlibat dalam penerbitan BK jadi lebih menantang!

Setelah 5 kali menjual BK, saya sudah hafal beberapa gelagat calon pembeli, yang juga berarti mahasiswa USM sendiri. Dan setiap gelagat menunjukkan apakah dia akan beli atau enggak.

Biasanya, kalau dia tidak mau membeli, gelagatnya seperti ini:

1. Mengangguk sambil senyum tapi tidak mendekat.
(I don't need your smile, I need your money to buy my BK)

2. Jalan terus tanpa sedikit pun melihat.
(mungkin dia alergi sama orang jual koran atau muak melihat wajah2 penjual BK karena kami tersebar di seluruh kampus atau mungkin dia memang tidak peduli)

3. Berjalan cepat sambil mengangkat tangan.
(mungkin dia sedang buru-buru masuk kelas dan biasanya dia bilang "sudah beli" atau "nanti saya beli" atau "tak ada duit kecik". Ah! banyak alasan...bilang aja gak mau beli...)

4. Memperhatikan gambar di front page, menoleh sebentar ke arah penjual koran, lalu pergi. (sialan! kalau mau baca, beli lah!)

5. Berjalan terus sambil bawa BK yang sudah dibelinya, kadang2 ada yang sengaja masukin dalam file holdernya yang transparan, supaya nampak.
(kalau yang ini boleh lah, yang penting beli BK).


Dan kalau dia mau beli biasanya seperti ini:

1. Langsung mendekat dan ngasi duit pas.
(pembeli yang kayak gini nih yang saya paling suka! cepat ,tegas, jelas dan tidak merepotkan )

2. Mendekat tapi mukanya agak paok, trus ngeluarin duitnya agak lama, besar pulak itu . (ini kadang bikin kesal, tapi gpp, as long as you buy my BK, it's okay!)

3. Mendekat, ngasi duit, baca dikit di situ sambil sok akrab nanyain isu apa yang lagi hot. (baca aja lah, udah dibeli pun...tak payah tanya2 lagi isu apa...)


Nah, ada nih, gelagat yang paling bikin sakit hati......

JALAN CEPAT2 TAPI SAMBIL LIAT SAYA, MASUKIN TANGAN KE TAS KAYAK MAU NGAMBIL DOMPET GITU, EH TAUNYA DIA NGAMBIL HP TRUS TELFONAN! DAN TERUS BERJALAN MELEWATI SAYA TANPA SEDIKIT PUN MENOLEH!
(Kayaknya setiap edisi saya pasti ketemu nih model2 pembeli yang kayak terakhir saya tulis. Hmm..nasib tukang jualan!)

*
Mungkin setelah lulus nanti, kami semua tidak hanya mahir dalam menulis berita, rencana, ulasan, membuat layout surat kabar saja, tapi juga bisa diandalkan dalam menjual koran.

Tapi apa pun itu, menjual BK menjadi satu pengalaman yang gak akan pernah terlupakan. Dan memperhatikan tingkah orang lain adalah sangat menyenangkan dan menghibur. Hahaha...

Berikut beberapa foto saat kami menjual BK.
Enjoy!

Guys, jual sana...foto2 pulak!;)

aku juga mau ikut foto...:)

woii..beli lah...gak kasian klen anak kecik jual koran?!:|

eh, kecik2 gini jualanku udah laku lho...tuh liat duitku banyak...hihi


Tidak sabar menunggu menjual BK Senin depan...
Hello people in USM, please buy our BK....!


Monday, October 12, 2009

I Me Mine....

People, I know this is the time when I have to finish my story for the next BeritaKampus, but I just want to tell something.

Now, I feel comfort my self. Maybe tomorrow it would be the same because of my unstable condition. And it's normal, right?!
I'm just 19, and what's the problem with enjoy this unstable time?

So, that's all. I just feel....free, comfortable. I can do what I want to do. I can say what I want to say. That's all I need now....

Okay, I've go back to my work.

If tomorrow my I post something very different with mine now, I don't care. Haha!

btw....
Thanks God! I really love my hair now...

Guten Nacht!

Friday, October 9, 2009

Wilkommen...die teuren Harr...!

title translation: Selamat datang, rambut mahal!


Yeah, i just had haircut for the second time...
For this haircut, I spend my four-days-to-eat-money!
What a wasting money actually, but it is paid by new (cute) hair.
At least, I feel comfort with this new hair...

Good morning, silly hair....

Hey people...I'm so sorry about my last post. That was a very silly kind of posting! and I'm so ashamed about it. Haha..

Well, I just had 'a-salah-potong-atau-rambutku-yang-memang-gak-bisa-diatur' haircut!

I went to a saloon at Sungai Dua, in frot of my campus. Actually I do intend to cut my hair so I go to that saloon. Right after she cut my hair, I feel so.....strange! It is because of my hair didn't look like what i want. I asked her to cut my hair again. For the second time, I feel the same, but better than the first one. So I just say thanks, pay for it and go outside.

Along the street, as long as I see the things that can show my shadow, I look at it! Just to make sure that my hair is not so silly. But I found that my hair is strange!
You see, it's not symmetric at all...

And the worst part is now, when I just woke up. Just look at the picture above.

Oh, damn it!

I have to back to (NOT) that saloon to repair this fuckin' hair...

Wednesday, October 7, 2009

Devil In My Heart !!!

Saya tidak tahu dari mana kemarahan ini berasal dan entah untuk siapa. Mungkin untuk diri saya sendiri, mugkin juga untuk dia. Yang jelas, saya sakit hati. Sepertinya ini pengalaman pertama saya sakit hati sama makhluk bernama pria. Damn it!
Dan dengan bodohnya saya nulis hal kayak gini di blog.

Well well well....memang saya jadi bodoh gara2 dia. Perang status di Facebook sampai lempar2 barang di kamar. Bodoh kan?!

Kadang saya mikir mungkin karena saya jarang mengungkapkan rasa kesal atau sedih saya. Begitu sampai di puncaknya, saya jadi tidak tahu harus berbuat apa. Yah jadilah perang status yang sangat kampung itu plus banting-banting barang.

Enough!

Saya muak jadi anak baik!

Saya mau jadi jahat....
Jahat sejahat-jahatnya!!!!!