Hari Ke - 10 : Forever Playlist #1

Setiap orang pasti punya lagu favorit, termasuk saya. Tapi saya memang lebih suka mendengar lagu-lagu dari musisi atau penyanyi langsung satu albumnya. Alasannya dengan mendengar seluruh lagu dalam album jadi lebih mengerti konsep yang mau dibawa sama si artis dan itu hal yang bikin saya senang. Selain itu, tak jarang lagu-lagu yang ada di dalam album alias gak jadi hits justru lebih keren dan tentu saja terdengar lebih eksklusif karena gak overexposed.

Karena saya orangnya setia (baca: susah move on), ada lagu dan album yang gak pernah bosan saya dengarkan, padahal udah gak musim lagi. Ini adalah beberapa album baik dari dalam maupun luar negeri yang sampai sekarang saya belum bisa move on darinya. Silap galau atau bosan, salah satu album ini akan saya dengarkan lagi dan lagi.


The White Album – The Beatles (1968)
Sebenarnya album Beatles favorit saya adalah Abbey Road. Tapi White Album buat saya album yang sangat bermakna. Mungkin karena di balik pembuatan album ini empat orang anggotanya dilanda konflik besar-besaran antar mereka. Album ini seperti double album karena ada 31 lagu di dalamnya. Dan setiap saya mendengar tracks yang ada, terbayang detik-detik bubarnya band favorit saya ini. Hiks...why? :( 

Favorite tracks : Blackbird, I Will



Friends – Mocca (2004)
Ini album zaman SMP yaaa dan saya harus bilang kalau album Frineds adalah album Mocca yang paling keren sekaligus jadi favorit saya. Lebih swingy, jazzy, dan tetap manis.

Favorite tracks : My Conversation,  I Would Never, You and Me Against The World


The Spirit Room – Michelle Branch (2001)
Iya benar sekali. Ini adalah album pertamanya Michele Branch, kakak-kakak Amerika yang keren dan cantik. Album pertamanya ini, The Spirit Room telah sukses bikin saya susah move on. Lagu-lagunya itu sangat bermakna, liriknya menujukkan kegalauan dan pertanyaan khas anak muda. Halaaah....

Favorite tracks : All You Wanted, If Only She Knew

Under My Skin – Avril Lavigne (2004) 

Nah kalau yang ini kakak-kakak Kanada yang cantik juga keren. Under My Skin adalah albumnya yang kedua. Menurut saya di album ini Avril lagi super galau, merasa sudah bukan anak kecil lagi tapi juga belum terlalu dewasa dalam menjalani kehidupan. Aziiik...

Favorite tracks : Fall to Pieces, Freak Out

Various Artist – OST Nick and Norah Infinite Playlist (2008)

Film Nick and Norah's Infinite Playlist ini telah suskes bikin saya obsesi sama Michael Cera. Entah sudah berapa kali saya tonton film ini sekaligus mendengar lagi laguu-lagu dalam soundtracknya.

Favorite tracks : After Hours - We Are Scientist, Ottomen - Vampire Weekend, Last Words - The Real Tuesday Weld


Death Cab For Cutie – Plans (2005) 

Ini adalah album pertama Death Cab For Cutie yang paling pertama saya dengar, yaitu waktu SMA. Dikasih pinjam CDnya sama teman dan langsung suka. Kemudian eksplorasi akan Death Cab terus berlanjut hingga sekarang.

Favorite tracks : Jealousy Rides With Me, I Will Follow You Into The Dark, Marching Bands in Manhattan

Various Artist - OST MVP Lover (2002)

Kyaaaaa......dari dulu ternyata bakat jadi fan girl sudah terasah. Album ini adalah soundtracknya drama Taiwan, MVP Lover. Ayo anak-anak SMP 2000an awal masih ingat gak drama yang tayang di RCTI tiap jam setengah 5 sore dulu? Yang ceritanya tentang pemain basket? Hahahhaa. 
Jadi soundrtacknya gak kalah asyik sama dramanya. Lagu-lagunya dari berbagai negara Asia Timur, ada dari Taiwan, Jepang dan Korea. Ini adalah album bukan berbahasa Inggris yang pertama saya punya. 

Favorite tracks: Boy Meets Girl - TRF, Sea of Love - Fly To The Sky, So Tell Me - Heartsdales


So, what's yours? Apa album atau lagu yang sampai sekarang asih terus didengar? :) 

Comments

Popular posts from this blog

Itazura na Kiss : Love In Tokyo

Study Week, Minggu Mengulangkaji, atau Minggu Tenang?

Hari Ke - 11 : (Anggap Saja) Tips Liburan ke Jepang