Hari Ke - 11 : (Anggap Saja) Tips Liburan ke Jepang

Tampaknya saya dan kakak masih belum bisa move on dari liburan musim dingin kami dua minggu lalu. Kadang kalau bangun pagi yang terpikir, "mau kemana aja ya hari ini? kita naik kereta yang mana nih kak? duit kita tinggal berapa lagi?". 

Berbeda dengan kakak, saya bukan fans berat negara Jepang tapi empat hari lima malam di Tokyo bikin saya jatuh cinta. Kebersihan dan keteraturan negara itu memang sudah diamini semua orang dan saya bersyukur bisa melihat semua itu secara langsung. 

Perjalanan saya dan kakak dua minggu lalu bukan liburan mewah tapi efeknya dalam hati rasanya tidak akan pernah hilang sampai kami ke sana lagi. Hahhahaha. Iya, kami mau menabung lagi untuk bisa ke Jepang lagi karena kemarin masih banyak yang belum sempat dilihat dan didatangi. 

Nah, untuk itu, dalam posting kali ini saya mau sharing sedikit soal jalan-jalan ke Jepang. Semoga berguna buat kalian yang ada rencana liburan ke negara tersebut. Kalau pergi dengan travel mungkin lebih mudah ya karena semua diurus sang travel agent. Tapi buat yang mau pergi sendiri, seperti saya dan kakak perlu mengurus beberapa hal yang lumayan ribet. 


DOKUMEN PERJALANAN
Paspor adalah benda sakti buat jalan-jalan ke luar negeri. Sekarang gak susah kok ngurus paspor gak kayak dulu. Tinggal datang ke kantor imigrasi, isi formulir, foto-foto, interview dikit sama petugasnya. Tunggu sehari atau dua hari. Voila! Kamu udah bisa menjelajah setiap sudut dunia. #lebay

Satu lagi tentu saja visa. Untuk visa ke Jepang, tidak susah kok mengurusnya. Asal dokumen yang diminta semuanya lengkap. Biasanya, jenis dokumen yang diperlukan untuk mengurus visa adalah:
- formulir aplikasi visa. Ini bisa didapat di kaunter di perwakilan Kedutaan Jepang yang ada di kota kamu. 

- paspor asli. Karena nanti visanya akan ditempel di dalam paspor, jadi harus paspor asli yang disertakan. 

- itinerary alias rencana perjalanan. Jadi sebelum pergi kamu harus tau di Jepang mau kemana aja. Apakah mau jalan-jalan sekitaran Tokyo, atau mau sampai Kyoto atau Osaka. Yah, itu semua tergantung waktu dan dana pastinya.

- surat keterangan kerja/sekolah. Ini juga penting sebagai bukti status kamu. Kalau belum kerja atau sudah tidak sekolah lagi, bisa juga memberi surat pernyataan. Surat ini berisi pernyatan yang menjelaskan bersama siapa kamu akan pergi dan siapa yang akan membiayai perjalanan. Kalau masih dibiayai orangtua, ada baiknya sertakan juga akta kelahiran

- bank statement. Ini maksudnya fotokopi saldo tabungan selama tiga bulan terakhir. Ini berhubungan dengan itinerary kamu. Itinerary yang dibuat tentunya harus sesuai budget yang ada dalam saldo tabungan. Kalau tidak, bisa-bisa aplikasi visa malah ditolak. Saya juga gak pasti berapa jumlah tabungan minimum yang ada harus ada dalam tabungan. 

- fotokopi reservasi tiket pesawat (ada baiknya sekaligus tiket pulangnya juga, karena kalau tidak nanti dicurigai akan menyalahgunakan izin tinggal).

- pas photo terbaru dengan background putih, ukurannya 4.5x4.5cm. 

Ada baiknya mengurus visa dua atau tiga minggu sebelum keberangkatan karena kalau ditolak bisa apply lagi. Hehe. Tapi sepertinya jarang juga ya ada yang ditolak. Saya cukup kaget dengan pengalaman mengurus visa ke Jepang kemarin karena sisanya selesai dalam satu hari. Cool! 

AKOMODASI
Nah, akomodasi ini sangat berpengaruh untuk biaya liburan. Kalau memang punya teman di Jepang, mendingan nebeng nginap di tempat dia ajalah. Hahhahaa Selain hemat biaya, bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi. #modus  

Tapi kalau mau menginap di hotel sekarang juga gak susah kok. Rata-rata hotel sekarang menyediakan layanan booking online gratis, jadi kamu bisa bayar waktu check-in. Tapi jangan lupa tetap berhati-hati dalam memilih hotel. Buat research yang baik sebelum memesan hotel yang akan kamu tinggali. Website seperti tripadvisor atau agoda cukup membantu dalam hal ini. Lihat review dari para traveller yang pernah menginap di hotel tersebut.

TRANSPORTASI
Gak usah bingung selama di Jepang nanti mau naik apa. Transportasi umum di Jepang oke punya. Pilihannya banyak, ada bus, taxi, monorail, subway, sampai kereta api cepat. Pelajari saja dengan baik jalurnya. Tidak disarankan naik taxi, kecuali terpaksa. Walau taxinya pake argo, tarif awalnya saja sudah mahal.

Dalam merencanakan perjalan, kamu juga harus memikirkan bagaimana cara ke sananya, naik apa, dan tentu saja harganya. Semuanya bisa dicek di sini. Websitenya keren sekali, tinggal klik kamu dari mana mau kemana, pilihan alat tarnsportasi, waktu serta harganya tercantum dengan jelas. 

PACKING 
Barang bawaan tentunya sangat penting. Gak mungkin gak bawa apa-apa pas liburan. Bawalah pakaian yang sesuai dengan musim yang sedang terjadi Jepang. Kalau lagi winter ya gak perlu bawa tanktop sama hotpans. Dan kalau lagi summer, jacket yang tebal disimpan aja di rumah. 

Menurut berbagi review yang saya baca, paling asyik mengunjungi Jepang itu adalah saat musim semi (spring) yaitu sekitar bulan Maret hingga Mei, apalagi kalau bukan karena bunga sakura lagi bersemi. Tapi winter juga seru kok, dingin-dingin sexy gimanaaa gitu.:)) 

Sebagai infromasi, di Jepang kita akan sangat sering jalan kaki. Ada baiknya memakai alas kaki yang nyaman sesuai musim.

Oiya, kalau pada beli tiket promo, belilah bagasi di awal, pilih yang paling ringan saja. Daripada nanti ternyata pulangnya banyak barang, berakhir dengan membayar lebih alias sedekah sama maskapai penerbangan. 

RESEARCH, RESEARCH, RESEARCH!
Sebagai turis independen, kita memang harus rajin-rajin cari info tentang apa saja. Mulai dari tempat tujuan wisata, apa aja yang bisa dilakukan, harga, sampai budaya di Jepang. Mengecek musim dan ramalan cuaca juga penting. Jangan sampai rencana perjalan kacau karena tiba-tiba ada hujan atau badai salju. 

Di internet banyak sekali info tentang liburan di Jepang. Tinggal klik ajaaaah....Website ini  lumayan juga  buat permulaan cari-cari tempat yang asik di Jepang. 

NIAT DAN SEMANGAT
Semua hal di atas gak akan lancar jaya kalau gak ada niat yang kuat dan semangat membara mau jalan-jalan. Pilihlah teman seperjalanan yang memang cocok sama kalian, baik teman atau keluarga. 

Intinya sih, di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Mengingat sekarang ini maskapai penerbangan banyak kasi promosi, rajin-rajinlah tongkrongin websitenya. Tetapkan dalam hati bahwa jalan-jalan ke Jepang atau kemana saja itu tidak mustahil. Asal rajin browsing dan tentu saja MENABUNG. Karena pada kenyataannya liburan kan pake duit, bukan pake daun.:D

Semoga tipsnya berguna. Selamat berlibur!:) 

Comments

Mohammad Bayu said…
menurut saya internet, saya kemarin abis dari jepang juga. sebelum berangkat saya sewa internet hotspot portable wifi blog belajar seo
atau travel wifi wi2fly. dan memang di jepang sih internet bagus ya, namun kalo kita wisata ke pelosok agak susah juga tersambungnya.

Popular posts from this blog

Itazura na Kiss : Love In Tokyo

Study Week, Minggu Mengulangkaji, atau Minggu Tenang?